Semakin Maraknya SMS Penipuan di Indonesia

Facebooktwitterpinteresttumblrmail

Halo sahabat tellows!

Akhir-akhir ini, semakin banyak pengguna tellows yang melaporkan bahwa mereka menerima berbagai SMS penipuan. Tentunya, penipuan lewat SMS bukan hal baru bagi kita semua. Mulai dari modus minta pulsa sampai undian berhadiah, banyak penipu yang mengirim pesan yang kadang terlihat meyakinkan bagi kita. Di artikel kali ini, kamu akan melihat berbagai macam dan jenis SMS penipuan yang sering dilaporkan sahabat-sahabat tellows lainnya. Kalau kamu takut menjadi korban penipuan selanjutnya, jangan khawatir! Di sini kamu juga bisa membaca berbagai tips bermanfaat agar tercegah dari penipuan lewat sms.

Modus Penipuan SMS

1. Modus Sedot Pulsa

Beberapa tahun yang lalu, penipuan yang dikenal sebagai “Mama Minta Pulsa” sempat marak di Indonesia. Namun, modus ini sudah jarang dipakai oleh penipu karena penerima SMS pasti langsung tahu kalau SMS tersebut hanyalah penipuan belaka. Akhir-akhir ini, para penipu memakai trik yang berbeda seperti modus sedot pulsa. Biasanya, penipu mengirim SMS yang meminta penerimanya untuk memasukkan atau mengirim kode tertentu. Jika penerima SMS mengirim kode yang diminta, ia akan menerima pesan bahwa pulsanya telah ditarik otomatis dengan jumlah tertentu secara berkala (misalkan Rp. 1000 per harinya). Berikut adalah contoh laporan SMS dengan modus ini dari salah satu sahabat tellows:

0062852216047413 dilaporkan sebagai tidak dikenal 

Penipuan sms tentang +1000 koin pulsa dan paket Chat dgn mengarahkan menghubungi *500*42# lalu pilih 1. Dgn menambahi kata kata ” kok belum di ambil”

2. Transfer Uang ke Rekening

Banyak juga penipu yang mengirim pesan singkat dengan informasi rekening dan meminta penerima SMS untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening tersebut. Meskipun kebanyakan orang hanya menghiraukan SMS tersebut, ada juga beberapa orang yang menjadi korban modus ini. Ini terjadi karena si penerima kebetulan sedang menunggu SMS dengan informasi rekening dari orang lain. 

3. SMS dengan Tautan Website

Terkadang, kamu menerima SMS dari nomor tak dikenal dengan pesan kalau kamu baru saja menang undian berhadiah. Di SMS itu biasanya ada tautan atau link website yang harus kamu klik untuk mendapatkan “hadiah” yang dijanjikan. Kebanyakan, website tersebut hanyalah website palsu dengan satu halaman. Di halaman tersebut, kamu akan disuruh memasukkan informasi pribadimu seperti nama, alamat, dan bahkan nomor rekening bank. Dari informasi yang kamu berikan tersebut itulah penipu bisa mencuri uangmu. Salah satu laporan SMS penipuan dengan tautan website dari sahabat tellows:

006281390177167 dilaporkan sebagai PENIPUAN

Sms penipuan. Hati2 klo terima sms ini : [Uangme]Selamat, Anda mendapatkan maksimal pìnjaman Rp3.000.000, segera download APP http://uangme.org/H3f untuk klaim, 1 detik masuk rekening!

4. SMS Berkedok Operator Seluler

Modus yang satu ini termasuk modus penipuan yang tergolong berbahaya. Pasalnya, penipu mengaku bahwa ia berasal dari provider atau operator hapemu seperti Telkomsel atau Indosat. Pesannya bisa berupa undiah berhadiah atau informasi palsu lainnya. Perbedaannya dari SMS dari operator asli adalah nomor si pengirim. Biasanya, operator tidak akan menggunakan nomor umum untuk mengirim pesan.

Tips dan Trik Mencegah Penipuan SMS

Kalau kamu mendapat pesan yang mencurigakan, ada baiknya kamu menghiraukan pesan tersebut! Jangan pernah membalas SMS dari nomor yang tidak kamu kenal dengan pesan yang tidak meyakinkan. Beberapa orang juga melaporkan kalau pulsa mereka tersedot setelah membalas SMS dari nomor penipu. Selain itu, jangan pernah membuka tautan atau link yang ada di SMS! Besar juga kemungkinan bahwa website tersebut mengandung virus yang berbahaya untuk hapemu. Kalau kamu mendapat pesan yang mengaku operator selulermu, jangan langsung percaya! Lebih baik kamu hubungi costumer service operatormu langsung dan menanyakan apa pesan yang kamu terima benar atau tidak. Nah, kalau kamu terlalu sering mendapat SMS dari nomor tak dikenal yang menurutmu adalah modus penipuan, kamu bisa melaporkan nomor tersebut ke providermu dengan cara berikut ini:

  1. TELKOMSEL
    Format SMS: Penipuan#nomor penipu#isi SMS penipuan. Kirim ke 1166.
  2. XL
    Format SMS: Lapor#Nomor yang digunakan penipu#penjelasan kasus tsb. Kirim ke 5883.
  3. INDOSAT
    Format SMS: SMS(spasi)Nomor pengirim SMS penipuan(spasi)isi SMS penipuan. Kirim ke 726.

Tentunya, kamu juga dianjurkan mencari informasi terlebih dahulu tentang nomor yang tak kamu kenal. Jangan mudah percaya meskipun si pengirim mengaku berasal dari instansi atau perusahaan terkenal. Untungnya, kamu bisa mencari info nomor telepon tak dikenal di website tellows! Di tellows, ada lebih dari 300ribu pengguna di Indonesia setiap bulannya. Laporan sahabat tellows lainnya pun bisa mencegahmu menjadi korban penipuan SMS selanjutnya!

Facebooktwitteryoutubeinstagram

29 thoughts on “Semakin Maraknya SMS Penipuan di Indonesia

  1. Anggara

    tidak ada bonus koin +1000 untuk telkomsel maupun indosat. jika Anda mendial nomor yang diberikan, otomatis akan berlangganan SMS premium yang menyedot pulsa Anda per harinya sampai distop

  2. Dimin fister

    Nomor 085215325283 juga mengirim sms tentang +1000 koin pulsa dan paket Chat dgn mengarahkan menghubungi *500*42# lalu pilih 1. Dgn menambahi kata kata ” kok belum di ambil”
    Mohon balasan dari pihak keamanan Telkomsel apakah ini penipuan atau bukan.

  3. Dudyx

    Bagaimana tindak lanjut dari provider maupun kepilisian..klo ngga ada ya pantes aja penipuan model gini ya tetep marak.. apa memang susah ya melacak atw menyetop nomer2 ky gini..

  4. lope

    SMS 085216045837 kamu Dapat +1000 COIN PULSA & Chat Sepuasnya. Belum Diambil Ya? SEGERA Hub *500*42# dan Pilih 1 YA utk Ambil. Bisa Ditukar Pulsa Lho! Isi sms penipuan.

  5. sawaludin

    Pelanggan 081341…… +1000 COIN PULSA mu Belum Diambil? Hub *500*42# utk Ambil. Bisa Ditukar Pulsa, Jangan Sampai Hangus. Hub *500*42# Sekarang.
    dari no.Hp.082319109643 (penipu)

  6. Wido

    +6285218163572 (pengirim)

    +1000 COIN PULSA mu Belum Diambil? Hub *500*42# utk Ambil. Bisa Ditukar Pulsa, Jangan Sampai Hangus. Hub *500*42# Sekarang.

  7. Yudhicox

    +6285770310184 (pengirim)
    +6285771584568 (pengirim)

    Plgn 085871292511, Per Hari Ini Tgl 14/09/2020 Kamu Punya +1000 KOIN PULSA. Hub *858*66# utk Ambil. KOIN Bisa Ditukar Pulsa. Ambil Sekarang Sblm Hangus *858*66#

  8. RPnomo

    https://www.telkomsel.com/vas/chat-bola
    Aku mencoba mencarinya setelah menerima sms dari nomor
    +6285210812531
    Sms ini bisa dibilang penipuan bahwa anda punya koin pulsa. Padahal kalau tekan 1 anda akan berlangganan entah apa itu untuk
    Rp.2200/ sms untuk 1 sms/2 hari selama 90 hari
    Jadi 99rb bakal hilang? Setelah 3 bulan.
    Saya tidak yakin, tapi itu ternyata layanan telkomsel?

  9. Dewi

    Pelanggan Yth. Anda Memiliki +1000 KoinPulsa Sejak Tgl 07/10/2020. Silakan Hub *500*42# utk Ambil Kembali. Hub *500*42# dan Pilih 1 YA Sekarang Sebelum Hangus.

    No 085216043856

  10. Fajar

    Sebelum bilang *500*42# merupakan penipuan, cari tau dulu kebenarannya, jadi jangan seperti orang buta nuntun orang buta.
    Layanan *500*42# itu resmi milik Telkomsel, kalau anda lapor layanan tersebut sebagai penipuan ke Telkomsel, kira² respon Telkomsel apa?

    Jadilah pengguna teknologi yg cerdas, dan juga mawas terhadap segala hal negatif yg berjalan berdampingan dengan teknologi itu sendiri.

  11. dony aditya

    Berarti soal KoinPulsa ini adalah penipuan resmi yah?
    Bisa disebut penipuan karena yang disebutkan diawal adalah soal hadiah +1000 KoinPulsa tapi bila diikuti prosedur klaim hadiahnya ternyata malah mengarah ke SMS Layanan Premium resmi oleh Telkomsel.

    Apakah boleh dikomentari dengan “Nyari duit gini amat yah Telkomsel?”

  12. Andry Wongso

    @Fajar Aku curiga, jangan2 Anda PENIPU…. Takut modus Anda ketahuan, makanya Anda menyebar hoax yang membela nomor penipu!

    SMS apapun, harus diteliti NOMOR PENGIRIM. Kalo ngaku2 Telkomsel/Indosat/XL tapi nomor pengirimnya “abstrak”, kita justru harus hati-hati!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *